Site Loader

Soal Jawab

WAKTU SHALAT ISYRAQ

Bismillah
Assalamu alaikum wa rahmatullah wa barakatuh

PERTANYAAN:
Kemaren saya ikut kajian di grup ini mungkin kurang fokus karena terlalu banyak aktifitas, yang ingin saya tanyakan tentang shalat syuruq/isyraq itu mulai dari jam berapa dan berakhir sampai jam berapa? Syukran.

Dari Dian Rohimah member PSM

JAWABAN:

وعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ

Dalam sebuah hadits dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ، تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ.

“Barang siapa shalat subuh berjamaah (di masjid), lalu duduk berzikir hingga terbit matahari, kemudian shalat dua rakaat, adalah hal itu berpahala seperti pahala satu haji dan satu umrah yang sempurna, sempurna, sempurna.” [HR. At-Tirmidzi]

Kata Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin, “Shalat isyraq adalah shalat dhuha. Namun, jika kamu menunaikannya di awal waktu saat matahari terbit dan telah meninggi (dari ufuk) seukuran batang tombak (menurut pandangan kasat mata), itu dinamakan shalat isyraq. Apabila ditunaikan di akhir waktu atau di pertengahan waktu, itu dinamakan shalat dhuha.”

Ibnu Utsaimin juga berkata, “Shalat isyraq adalah shalat yang dilaksanakan setelah matahari meninggi seukuran batang tombak. Lamanya menurut perhitungan jam sekitar lima belas menit atau semisal itu. Itu adalah shalat isyraq dan merupakan shalat dhuha, karena pelaksanaan shalat dhuha dimulai sejak matahari meninggi seukuran batang tombak hingga menjelang zawal. Shalat dhuha lebih utama dilaksanakan di akhir waktu daripada di awal waktu.”

“Kesimpulannya, dua rakaat shalat isyraq adalah dua rakaat shalat dhuha. Hanya saja, jika disegerakan pelaksanaannya di awal waktu, yaitu saat matahari meninggi seukuran batang tombak, itu adalah shalat isyraq dan dhuha. Jika diakhirkan pelaksanaannya di akhir waktu, itu adalah shalat dhuha, bukan shalat isyraq.” [Lihat kitab Majmu’ Al-Fatawa war Rasa’il (14/305)]

والله أعلم… وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

🗂 Referensi: Tanya Jawab WAGrup Permata Sunnah Muslimah

✍🏻 Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan.

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Oktober 2019
S M S S R K J
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031