TIDAK SENGAJA MENYENTUH TANGAN LAWAN JENIS, BAGAIMANA HUKUMNYA?

โœ‰๏ธ Soal Jawab

๐Ÿ‘‹ TIDAK SENGAJA MENYENTUH TANGAN LAWAN JENIS, BAGAIMANA HUKUMNYA?

Bismillah
Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

PERTANYAAN:
Afwan, kalau kita di warung lagi belanja dan tidak sengaja kesentuh tangan dengan penjual laki-laki, apa itu dihukumi sama dengan yang sengaja bersalaman dengan non mahram? Atau ada keringanan karena tidak sengaja? Syukron.

Dari Teh Ida – Member PSM 2

JAWABAN:

ูˆุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Thoyyib, menyentuh lawan jenis dengan tidak sengaja dan dengan sengaja, maka jelas ini beda hukumnya. Karena suatu ketidaksengajaan tidaklah dikenakan dosa. Allah Ta’ala berfirman:

ุฑูŽุจู‘ูŽู†ูŽุง ู„ูŽุง ุชูุคูŽุงุฎูุฐู’ู†ูŽุง ุฅูู†ู’ ู†ูŽุณููŠู†ูŽุง ุฃูŽูˆู’ ุฃูŽุฎู’ุทูŽุฃู’ู†ูŽุง

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tidak sengaja.” [QS. Al-Baqarah: 286]

Begitupula dalam hadis disebutkan: “Sesungguhnya Allah memaafkan umatku ketika ia tidak sengaja, lupa, atau dipaksa.” ]HR. Ibnu Majah, no. 2043]

Adapun bersalaman (jabat tangan) dengan non mahram, maka ia terkena ancaman hadis dari Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam, beliau bersabda:

ู„ูŽุฃูŽู†ู’ ูŠูุทู’ุนูŽู†ูŽ ูููŠ ุฑูŽุฃู’ุณู ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ุจูู…ูุฎู’ูŠูŽุทู ู…ูู†ู’ ุญูŽุฏููŠู’ุฏู ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู…ูŽุณูŽู‘ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹ ู„ุงูŽ ุชูŽุญูู„ูู‘ ู„ูŽู‡ู

“Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” [HR. Thabarani dalam Al-Kabir, 20/210. Lihat Ash-Shahihah, no. 226]

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“‚ Referensi: Tanya Jawab WAGrup Permata Sunnah Muslimah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *