TIDAK BERSUNGGUH-SUNGGUH MEMBERIKAN ZAKAT KEPADA YANG BERHAK

๐Ÿ“Œ 234 Kesalahan

โš ๏ธ TIDAK BERSUNGGUH-SUNGGUH MEMBERIKAN ZAKAT KEPADA YANG BERHAK

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

ุงูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ุตู‘ูŽุฏูŽู‚ูฐุชู ู„ูู„ู’ููู‚ูŽุฑูŽุงู“ุกู ูˆูŽุง ู„ู’ู…ูŽุณูฐูƒููŠู’ู†ู ูˆูŽุง ู„ู’ุนูฐู…ูู„ููŠู’ู†ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูŽุง ูˆูŽุง ู„ู’ู…ูุคูŽู„ู‘ูŽู€ููŽุฉู ู‚ูู„ููˆู’ุจูู‡ูู…ู’ ูˆูŽููู‰ ุงู„ุฑู‘ูู‚ูŽุง ุจู ูˆูŽุง ู„ู’ุบูฐุฑูู…ููŠู’ู†ูŽ ูˆูŽูููŠู’ ุณูŽุจููŠู’ู„ู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุง ุจู’ู†ู ุงู„ุณู‘ูŽุจููŠู’ู„ู ููŽุฑููŠู’ุถูŽุฉู‹ ู…ู‘ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ูโ€…ูˆูŽุง ู„ู„ู‘ูฐู‡ู ุนูŽู„ููŠู’ู…ูŒ ุญูŽูƒููŠู’ู…ูŒ

“Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana.” [QS. At-Taubah: 60]

Ini adalah delapan golongan yang berhak menerima zakat, yaitu:
โ€ข Pertama: Orang-Orang Fakir.
โ€ข Kedua: Orang-Orang Miskin.
โ€ข Ketiga: Amil Zakat.
โ€ข Keempat: Mualaf (orang-orang yang dilunakkan hatinya).
โ€ข Kelima: Budak.
โ€ข Keenam: Orang yang Berhutang.
โ€ข Ketujuh: Orang yang Berjuang di Jalan Allah (Fii Sabilillah).
โ€ข Kedelapan: Ibnus Sabil (orang yang sedang dalam perjalanan).

Orang yang tidak memberikan kepada salah satu di antara delapan golongan ini, maka belum dianggap menunaikan zakat dan belum gugur kewajiban zakatnya.

Ada sebagian orang yang memberikan zakat kepada sembarang orang, padahal dia adalah orang yang mampu. Tidak mencari orang fakir atau yang lain dari delapan golongan tersebut dan justru memberikan zakat kepada orang lain, karena malas mencarinya, maka ini tidak diperbolehkan dan tidak sah hukumnya.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“• Referensi: Buku “234 Kesalahan.” Bab: Kesalahan dalam Zakat. Karya Shalih bin Abdul Aziz bin Muhammad Alu Syaikh.

โœ’ Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *