TATA CARA SHALAT WITIR

โœ‰๏ธ Soal Jawab

๐Ÿ’ซ TATA CARA SHALAT WITIR

Bismillah
Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

PERTANYAAN:
Ustadz, saya mau tanya kalau shalat Witir sebanyak 3 rakaat itu tata caranya seperti shalat Magribkah atau berbeda? Dan jika shalat Witir 1 rakaat apakah surat yang dibaca bebas atau yang harus dibaca surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas. Mohon penjelasannya. Syukron atas jawabannya.

Dari Yusnita – PSM 7

JAWABAN:

ูˆุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Thoyyib, shalat Witir tiga rakaat ini boleh dilakukan dengan dua cara.
1). Shalat tiga rakaat, dilaksanakan dengan dua rakaat kemudian salam, kemudian ditambah satu rakaat lalu salam.

Ini didasarkan hadis: “Dahulu, Abdullah bin Umar mengucapkan salam antara satu rakaat dan dua rakaat dalam Witir, hingga memerintahkan orang mangambilkan kebutuhannya.” [HR. Al-Bukhari]

2). Shalat tiga rakaat secara bersambung dan tidak duduk tahiyyat, kecuali di akhir rakaat saja.

Hal ini didasarkan pada hadis Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu yang berbunyi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ู„ุงูŽ ุชููˆู’ุชูุฑููˆู’ุง ุจูุซูŽู„ุงูŽุซู ุชูุดูŽุจู‘ูู‡ููˆู’ุง ุจูุตูŽู„ุงูŽุฉู ุงู„ู’ู…ูŽุบู’ุฑูุจูุŒ ูˆูŽู„ูŽูƒูู†ู’ ุฃูŽูˆู’ุชูุฑููˆู’ุง ุจูุฎูŽู…ู’ุณูุŒ ุฃูŽูˆู’ ุจูุณูŽุจู’ุนููุŒ ุฃูŽูˆู’ ุจูุชูุณู’ุนูุŒ ุฃูŽูˆู’ ุจูุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ุนูŽุดูŽุฑูŽุฉูŽ

“Janganlah berwitir dengan tiga rakaat menyerupai shalat Magrib, namun berwitirlah dengan lima rakaat, tujuh, sembilan atau sebelas rakaat.” [HR Al-Hakim dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam kitab Shalat Tarawih, hlm. 85]

Demikian ini juga diamalkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, sebagaimana dikisahkan oleh Ubai bin Ka’ab, ia berkata: “Dahulu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca dari shalat witirnya surat Al-A’la (pada rakaat pertama) dan pada rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun, dan rakaat ketiga membaca Qul Huwallahu Ahad. Beliau tidak salam, kecuali di akhirnya.” [HR An-Nasa’i, dan dishahihkan Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan An-Nasa’i, 1/372]

Jadi dalam melaksanakan shalat Witir, seseorang disyariatkan untuk membaca pada:
โ€ข Rakaat pertama membaca surat Al-A’la.
โ€ข Rakaat kedua membaca surat Al-Kafirun.
โ€ข Rakaat ketiga membaca surat Al-Ikhlas.
Dalilnya sebagimana yang telah kami jelaskan di atas.

Untuk shalat Witir satu rakaat, maka boleh membaca salah satu surah di atas atau jika ingin membaca surah lain, maka boleh juga.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“‚ Referensi: Tanya Jawab WAGrup Permata Sunnah Muslimah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *