TAKLID BUTA

📗 Al-Firqah An-Najiyah

🛣️ JALAN GOLONGAN YANG SELAMAT

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

●  Bagian 4️⃣4️⃣: Taklid Buta

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاِذَا قِيْلَ لَهُمْ تَعَا لَوْا اِلٰى مَاۤ اَنْزَلَ اللّٰهُ وَاِ لَى الرَّسُوْلِ قَا لُوْا حَسْبُنَا مَا وَجَدْنَا عَلَيْهِ اٰبَآءَنَا ۗ اَوَلَوْ كَا نَ اٰبَآ ؤُهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ شَيْـئًـا وَّلَا يَهْتَدُوْنَ

“Apabila dikatakan kepada mereka: ‘Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul.’ Mereka menjawab: ‘Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya.’ Dan apakah mereka akan mengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” [QS. AI-Maidah: 104]

Allah mengabarkan kepada kita tentang keadaan orang-orang musyrik, saat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada mereka: “Marilah mengikuti Al-Quran dan mentauhidkan Allah, serta berdoa hanya kepada Allah semata.”

Mereka kemudian menjawab: “Cukuplah bagi kami kepercayaan nenek moyang kami.” Maka Al-Quran membantah mereka bahwa nenek moyang mereka itu adalah bodoh, tidak mengetahui sesuatu serta tidak mendapat petunjuk kepada jalan yang benar.

Mayoritas umat Islam, kini terjebak dalam taklid buta ini. Pernah suatu kali, penulis mendengar ceramah. Penceramah itu mengatakan: “Apakah nenek moyang kalian mengetahui bahwa Allah mempunyai tangan?”

Ia berdalih dengan kebodohan nenek moyang, untuk mengingkari. Padahal Al-Quran telah menegaskan hal tersebut, sebagaimana firmanNya tentang kisah penciptaan Adam alaihissallam:

مَا مَنَعَكَ اَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ

“Hai lblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tanganKu?” [QS. Shaad: 75]

Tetapi, tidaklah tangan para makhluk menyerupai tanganNya, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لَيْسَ كَمِثْلِهٖ شَيْءٌ ۚ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ

“Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia. Dan Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” [QS. Asy-Syuraa: 11]

Sekarang, ada lagi bentuk taklid lain yang lebih berbahaya. Yaitu taklid (ikut-ikutan) orang-orang kafir dalam kemaksiatan, buka-bukaan aurat, mode pakaian ketat, pakaian mini, dan sebagainya.

Alangkah baiknya manakala mereka itu kita ikuti dalam penemuan-penemuan mereka yang bermanfaat. Seperti dalam hal pembuatan pesawat terbang atau bentuk ilmu dan teknologi lainnya.

Kebanyakan manusia, jika engkau mengatakan padanya: “Allah berfirman, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda”, maka mereka berucap: “Syaikh saya berkata.”

Apakah mereka tidak mendengar firman Allah:

يٰۤاَ يُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُقَدِّمُوْا بَيْنَ يَدَيِ اللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan RasulNya.” [QS. Al-Hujurat: 1]

Maksudnya, janganlah kalian mendahulukan ucapan seseorang atas firman Allah dan sabda RasulNya.

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma berkata:

يُوْشِكُ أَنْ تَنْزِلَ عَلَيكُْم ْحِجَارَةٌ مِنَ السَّمَاءِ, أَقُوْلُ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ وَتَقُوْلُوْنَ: قَالَ أَبُوْ بَكْرٍ وَعُمَر

“Hampir-hampir saja diturunkan atas kalian batu dari langit. Aku mengatakan kepada kalian, ‘Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, tetapi kalian mengatakan, ‘Abu Bakar berkata, Umar berkata’.” [Riwayat Ahmad (1/337)]

Seorang pujangga menyenandungkan syair yang mengingkari orang-orang yang berdalih dengan ucapan para syaikh mereka. Ia berkata: “Aku katakan padamu, ‘Allah berfirman, RasulNya bersabda’, lalu kamu menjawab: ‘Syaikh saya telah berkata’.”

والله أعلم، وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📖 Referensi: Kitab Minhaj Al-Firqah An-Najiyah wa Ath-Tha’ifah Al-Manshurah (Jalan Golongan Yang Selamat). Karya Muhammad bin Jamil Zainu. Pustaka Darul Haq

Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *