POSISI KAKI WANITA KETIKA SHALAT

PERTANYAAN:
Bismillah..
Assalamu alaikum wa rahmatullah wa barokatuh

Afwan ustadz ana ingin bertanya mengenai posisi kaki bagi wanita shalat pada saat berdiri itu yang benar dirapatkan atau direnggangkan? Jika direnggangkan, kira-kira seberapa renggangnya? Ana pernah dengar kalau kira-kira sejengkal telapak tangan kita sendiri, apakah benar?
Jazakallahu khairan wa barakallahu fik ustadz.

Dari Diyah Ummu Rasyid
Peserta KajiKita

JAWABAN:

ูˆุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Ketika berdiri dalam shalat, yang sesuai sunnah, kedua kaki di renggangkan dengan jarak yang tidak terlalu renggang dan tidak terlalu rapat. Kira-kira lurus dengan pundak. Telapak kaki tidak harus menghadap kiblat.

Dan ini berlaku untuk wanita dan laki-laki. Karena tidak ada perbedaan antara shalat laki-laki dan wanita. Ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

ุตูŽู„ู‘ููˆุง ูƒูŽู…ูŽุง ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูู…ููˆู†ููŠ ุฃูุตูŽู„ู‘ููŠ

โ€œShalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat.โ€ [HR. Bukhari]

Hal ini berlaku umum bagi laki-laki dan wanita kecuali ada dalil yang mengkhususkannya. Maka sunnahnya bagi wanita, melakukan shalat sebagaimana laki-laki shalat, baik dalam berdiri, rukuk, sujud, membaca, meletakkan tangan di dada, dll.

Namun jika pada shalat yang dilakukan secara berjamaah, maka dianjurkan kaki menempel erat pada kaki orang di sebelah sampai tidak ada celah. Sebagaimana perkataan dari Anas bin Malik,

ูƒุงู† ุฃุญุฏูู†ุง ูŠูŽู„ุฒูŽู‚ู ู…ูŽู†ูƒูุจูŽู‡ ุจู…ูŽู†ูƒูุจู ุตุงุญุจูู‡ุŒ ูˆู‚ุฏู…ูŽู‡ ุจู‚ุฏู…ูู‡

โ€œSetiap orang dari kami (para sahabat), menempelkan pundak kami dengan pundak sebelahnya, dan kaki kami dengan kaki sebelahnya.โ€ [HR. Al Bukhari]

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…โ€ฆ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“‚ Referensi: Tanya Jawab WAGrup KajiKita PSM

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan.

Bagikan artikel ini ?
Abu Royhan

Abu Royhan

Pemilik dan Pengasuh Situs Web PermataSunnah.com (Mulia dengan Manhaj Salaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *