PENDIDIKAN ANAK – BAGAIMANA MENDIDIK ANAK-ANAK KITA?

๐Ÿ“˜ Bimbingan Islam

๐ŸŽ“ PENDIDIKAN ANAK – BAGAIMANA MENDIDIK ANAK-ANAK KITA?

Bismillah was shalatu was salamu โ€˜ala Rasulillah wa baโ€™du.

Allah Subhanhu wa Ta’ala berfirman:

ูŠูฐู“ุฃูŽูŠูู‘ู‡ูŽุง ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุกูŽุงู…ูŽู†ููˆุง ู‚ููˆู“ุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู‡ู’ู„ููŠูƒูู…ู’ ู†ูŽุงุฑู‹ุง

โ€œWahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka.โ€ [QS. At-Tahrim: 6]

Ibu, bapak dan guru bertanggung jawab di hadapan Allah terhadap pendidikan generasi muda. Jika pendidikan mereka baik, maka berbahagialah generasi tersebut di dunia dan akhirat. Tapi jika mereka mengabaikan pendidikannya maka sengsaralah generasi tersebut, dan beban dosanya berada pada leher mereka. Untuk itu disebutkan dalam suatu hadis Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

ูƒูู„ูู‘ูƒูู…ู’ ุฑูŽุงุนู ูˆูŽูƒูู„ูู‘ูƒูู…ู’ ู…ูŽุณู’ุคููˆู’ู„ูŒ ุนูŽู†ู’ ุฑูŽุนููŠูŽู‘ุชูู‡ู

โ€œSetiap orang di antara kamu adalah pemimpin, dan masing-masing bertanggung jawab atas yang dipimpin-nya.โ€ [Muttafaq โ€˜Alaih]

Maka adalah merupakan kabar gembira bagi seorang guru, perhatikan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

ููŽูˆูŽ ุงู„ู„ู‡ู ู„ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุจููƒูŽ ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ูˆูŽุงุญูุฏู‹ุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู„ูŽูƒูŽ ู…ูู†ู’ ุญูู…ู’ุฑู ุงู„ู†ูู‘ุนูŽู…ูŽ

โ€œDemi Allah, bahwa petunjuk yang diberikan Allah kepada seseorang melalui kamu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah (kekayaan yang banyak).โ€ [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Dan juga merupakan kabar gembira bagi kedua orang tua, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini:

ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุงุชูŽ ุงู’ู„ุฅูู†ู’ุณูŽุงู†ู ุงูู†ู’ู‚ูŽุทูŽุนูŽ ุนูŽู…ูŽู„ูู‡ู ุฅูู„ุงูŽู‘ ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ุงูŽุซู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุฉู ุฌูŽุงุฑููŠูŽุฉู ุฃูŽูˆู’ ุนูู„ู’ู…ู ูŠูู†ู’ุชูŽููŽุนู ุจูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ูˆูŽู„ูŽุฏู ุตูŽุงู„ูุฏู ุตูŽุงู„ูุญู ูŠูŽุฏู’ุนููˆู’ู„ูŽู‡ู

โ€œJika seseorang mati maka terputuslah amalnya kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya.โ€ [HR. Muslim]

Maka setiap pendidik hendaknya melakukan perbaikan dirinya terlebih dahulu, karena perbuatan baik bagi anak-anak adalah yang dikerjakan oleh pendidik, dan perbuatan jelek bagi anak-anak adalah yang ditinggalkan oleh pendidik. Karenanya, sikap baik guru dan orang tua di depan anak-anak merupakan pendidikan yang paling utama.

Di antara yang perlu diperhatikan adalah:
1). Melatih anak-anak untuk mengucapkan kalimat syahadat.

ู„ุงูŽ ุฅูู„ูŽู€ู‡ูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู€ู‡ู ู…ูุญูŽู…ูŽู‘ุฏูŒ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู

Tidak ada sesembahan yang benar dan berhak untuk disembah kecuali hanya Allah. Muhammad adalah utusan Allah.

Dan menjelaskan maknanya ketika mereka sudah besar (paham).

2). Menanamkan rasa cinta dan iman kepada Allah dalam hati mereka, karena Allah adalah Pencipta, Pemberi Rezeki dan Penolong satu-satunya tanpa ada sekutu bagiNya (tentang Tauhid Rububiyah, Uluhiyah, dan Asma wa shifat)

3). Memberi kabar gembira kepada mereka dengan janji Surga, bahwa Surga akan diberikan kepada orang-orang yang melakukan shalat, puasa, mentaati kedua orang tua dan berbuat amalan yang diridhai oleh Allah. Serta menakut-nakuti mereka dengan Neraka, bahwa Neraka diperuntukkan bagi orang yang meninggalkan shalat, menyakiti orang tua, membenci Allah, melakukan hukum selain hukum Allah dan memakan harta orang dengan menipu, membohongi, riba dan lain sebagainya.

4). Mengajarkan anak-anak untuk meminta dan memohon pertolongan hanya kepada Allah semata, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada anak pamannya:

ุฅูุฐูŽุง ุณูŽุฃูŽู„ู’ุชูŽ ููŽุงุณู’ุฃูŽู„ู ุงู„ู„ู‡ูŽุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุงุณู’ุชูŽุนูŽู†ู’ุชูŽ ููŽุงุณู’ุชูŽุนูู†ู’ ุจูุงู„ู„ู‡ู

โ€œJika kamu meminta sesuatu mintalah kepada Allah, dan jika kamu memohon pertolongan mohonlah kepada Allah.โ€ [HR. At-Tirmidzi]

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“‘ Referensi: Buku โ€œBimbingan Islam Untuk Pribadi & Masyarakat.โ€ Penulis: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu dan Referensi lainnya.

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (PERMATA SUNNAH) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?

Affni Ummu Khayra

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.