MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA

โœ‰๏ธ Soal Jawab

๐Ÿคฒ๐Ÿป MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA

Bismillah
Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

PERTANYAAN:
Apakah di dalam berdoa lebih diutamakan untuk mengangkat tangan? Syukran atas penjelasannya.

Dari Hamba Allah – Member PSM 11

JAWABAN:

ูˆุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Baraakallahu fikumโ€ฆ
Thoyyib, salah satu adab dalam berdoa yaitu mengangkat tangan. Mengangkat kedua tangan dalam berdoa kepada Allah Subhanahu wa Taโ€™ala, termasuk adab yang agung dan termasuk sebab-sebab dikabulkannya doa.

Di antara hadis shahih yang menunjukan bolehnya mengangkat tangan adalah apa yang diriwayatkan oleh Salman Al Farisi bahwasanya Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa salam bersabda:

ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูŽ ุญูŽูŠููŠูŒู‘ ูƒูŽุฑููŠู…ูŒ ูŠูŽุณู’ุชูŽุญู’ูŠููŠ ุฅูุฐูŽุง ุฑูŽููŽุนูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุฌูู„ู ุฅูู„ูŽูŠู’ู‡ู ูŠูŽุฏูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุฑูุฏูŽู‘ู‡ูู…ูŽุง ุตููู’ุฑู‹ุง ุฎูŽุงุฆูุจูŽุชูŽูŠู’ู†ู

“Sesungguhnya Allah itu sangat pemalu dan Maha Pemurah. Ia malu jika seorang lelaki mengangkat kedua tangannya untuk berdoa kepadaNya, lalu Ia mengembalikannya dalam keadaan kosong dan hampa.” [HR. Abu Daud 1488, At Tirmidzi 3556, dishahihkan oleh Al Albani dalamย Shahih Al Jaamiโ€™ย 2070]

Namun yang perlu dipahami bahwa tidak semua tempat dalam berdoa harus mengangkat tangan, karena bisa saja tidak ada dalil yang memerintahkan untuk mengangkat tangan. Seperti berdoa dalam shalat, saat tasyahud akhir, dan saat sujud.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“‚ Referensi: Tanya Jawab WAGrup Permata Sunnah Muslimah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *