MENANGISI DIRI SENDIRI

โ—‡ Mutiara Salaf โ—‡

๐Ÿ’ฆ MENANGISI DIRI SENDIRI

Qabishah bin Qais Al-Anbari berkata, Adh-Dhahhak bin Muzahim apabila menemui waktu sore menangis, maka ditanyakan kepadanya: “Apa yang membuatmu menangis?” Beliau menjawab: “Aku tidak tahu, adakah di antara amalku hari ini yang terangkat naik (diterima Allah).”

๐Ÿ“˜ Aina Nahnu min Akhlaq As-Salaf, hal. 18

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ุŒ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *