LARANGAN MEMPELOPORI PERBUATAN BURUK

📍 Ensiklopedi Larangan

🚩 LARANGAN MEMPELOPORI PERBUATAN BURUK

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لِيَحْمِلُوْۤا اَوْزَا رَهُمْ كَا مِلَةً يَّوْمَ الْقِيٰمَةِ ۙ وَمِنْ اَوْزَا رِ الَّذِيْنَ يُضِلُّوْنَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ اَ لَا سَآءَ مَا يَزِرُوْنَ

“(Ucapan mereka) Menyebabkan mereka pada hari Kiamat memikul dosa-dosanya sendiri secara sempurna, dan sebagian dosa-dosa orang yang mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikit pun (bahwa mereka disesatkan). Ingatlah, alangkah buruknya (dosa) yang mereka pikul itu.” [QS. An-Nahl: 25]

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَيَحْمِلُنَّ اَ ثْقَا لَهُمْ وَاَ ثْقَا لًا مَّعَ اَثْقَا لِهِمْ وَلَـيُسْـئَـلُنَّ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ عَمَّا كَا نُوْا يَفْتَرُوْنَ

“Dan mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri, dan dosa-dosa yang lain bersama dosa mereka, dan pada hari Kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan.” [QS. Al-Ankabut: 13]

Dari Jarir bin Abdillah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ فِي الْإِسْلَامِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ

“Barang siapa yang membuat contoh yang baik dalam Islam, maka ia mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Barang siapa yang mencontohkan contoh jelek dalam Islam, maka ia mendapat dosanya dan dosa orang yang mengamalkannya setelahnya, tanpa mengurangi dosa-dosa mereka.” [HR. Muslim, no. 1017]

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ اْلأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا، وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ ، كَانَ عَلَيْهِ مِنَ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا

“Barang siapa mengajak (manusia) kepada petunjuk, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barang siapa mengajak (manusia) kepada kesesatan maka ia mendapatkan dosa seperti dosa-dosa orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.” [HR. Muslim, no. 2674]

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:

لَا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ

“Tidak satu pun jiwa yang terbunuh secara zalim melainkan anak Adam yang pertama ikut menanggung dosa pertumpahan darah itu karena dialah orang pertama yang memulai pembunuhan.” [HR. Bukhari, no. 6867 dan Muslim, no. 1677]

Penjelasan:

  1. Tidak ada bid’ah yang baik dalam Islam. Seluruh bid’ah adalah sesat.
  2. Peringatan keras terhadap siapa saja yang menjadi contoh orang lain dalam kebathilan, kemungkaran dan kejahatan. Siapa saja yang melakukannya, maka ia akan terus mendapat dosa seperti yang didapat oleh orang-orang yang mencontohnya.
  3. Siapa saja yang menjadi penyebab sebuah perbuatan, mendorong orang lain untuk melakukannya atau menganjurkannya, maka kedudukannya sama seperti orang yang melakukannya dalam hal pahala atau dosanya. Bahkan, bisa jadi tanggung jawabnya menjadi berlipat ganda.

والله أعلم، وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📕 Referensi: Buku “Ensiklopedi Larangan Menurut Al-Quran dan As-Sunnah.” Karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *