Site Loader
Share?

🔖 Prinsip Dasar Islam

☪️ KEUTAMAAN DAN KEINDAHAN ISLAM (SERI 3)

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

•》Suatu amal saleh yang sedikit dapat menjadi amal saleh yang banyak dengan sebab Islam yang shahih, yaitu tauhid dan ikhlas. Beramal sedikit saja namun diberikan ganjaran dengan pahala yang melimpah.

Dalam sebuah hadis dinyatakan dari Al-Bara’ radhiallahu ‘anhu, ia berkata: Seorang laki-laki yang memakai pakaian besi mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian ia bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah aku boleh ikut perang ataukah aku masuk Islam terlebih dahulu?” Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Masuk Islamlah terlebih dahulu, baru kemudian ikut berperang.” Maka, laki-laki tersebut masuk Islam lalu ikut berperang dan akhirnya terbunuh (dalam peperangan). Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda:

عَمِلَ قَلِيْلاً وَأُجِرَ كَثِيْرًا

“Laki-laki tersebut beramal sedikit namun diganjar sangat banyak.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim, lafaz hadis ini milik Al-Bukhari]

•》Islam membuahkan cahaya bagi penganutnya di dunia dan akhirat.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ ۚ فَوَيْلٌ لِّلْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكْرِ اللَّهِ ۚ أُولَٰئِكَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ

“Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari RabbNya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka, celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [QS. Az-Zumar: 22]

•》Islam menyuruh kepada setiap kebaikan dan melarang dari setiap keburukan.

Tiada satu pun kebaikan, baik yang kecil maupun yang besar, melainkan Islam telah membimbingnya dan menunjukinya, sebaliknya tidak ada satu pun keburukan melainkan Islam telah memperingatkan dan melarangnya.

•》Islam menjaga agama.

Islam mengharamkan seseorang murtad (keluar dari agama Islam), bahkan orang yang murtad boleh dibunuh (yang melaksanakan perkara ini adalah ulil amri/penguasa).

•》Islam menjaga jiwa.

Allah Azza wa Jalla mengharamkan pembunuhan dan penumpahan darah umat Islam. Islam memelihara jiwa, oleh karena itu, Islam mengharamkan pembunuhan secara tidak haq (benar), dan hukuman bagi orang yang membunuh jiwa seseorang secara tidak benar adalah hukuman mati.

Maka dari itu, jarang terjadi pembunuhan di negeri yang menerapkan syariat Islam. Karena apabila seseorang mengetahui bahwa bila ia membunuh seseorang akan dibunuh pula maka ia tidak akan melakukan pembunuhan, karena hal itu masyarakat hidup dengan penuh rasa aman dari kejahatan pembunuhan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَكُمْ فِي الْقِصَاصِ حَيَاةٌ يَا أُولِي الْأَلْبَابِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Dan dalam qishas itu ada (jaminan) kehidupan bagimu, wahai orang-orang yang berakal, agar kamu bertakwa.” [QS. Al-Baqarah: 179]

والله أعلم، وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📘 Referensi: Buku “Prinsip Dasar Islam.” Karya Ustad Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Pustaka At-Takwa.

Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Share?

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Juli 2020
S M S S R K J
« Jun    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930