JUJURLAH DAN JAUHI DUSTA !!

๐Ÿชถ Mutiara Nasihat

๐Ÿ’ฌ JUJURLAH DAN JAUHI DUSTA !!

Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam telah menjelaskan keutamaan jujur dan bahaya dusta, sebagaimana diriwayatkan di dalam hadis berikut ini: Dari Abdullah, Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุจูุงู„ุตู‘ูุฏู’ู‚ูุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ุตู‘ูุฏู’ู‚ูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุจูุฑู‘ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ุจูุฑู‘ูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูŠูŽุตู’ุฏูู‚ู ูˆูŽูŠูŽุชูŽุญูŽุฑู‘ูŽู‰ ุงู„ุตู‘ูุฏู’ู‚ูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุตูุฏู‘ููŠู‚ู‹ุงุŒ ูˆูŽุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑูุŒ ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ูˆูŽูŠูŽุชูŽุญูŽุฑู‘ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‡ู ูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจู‹ุง

Kalian wajib jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Jika seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan, karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke Neraka. Jika seseorang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allรขh sebagai seorang pendusta.” [HR. Muslim, no. 105/2607]

Hadis ini menjelaskan bahwa dusta akan menyeret pelakunya ke Neraka, maka hendaklah kita waspada

Dalam beberapa ayat, Allah Taโ€™ala juga telah memerintahkan untuk berlaku jujur. Di antaranya Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman:

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฏูู‚ููŠู†ูŽ

Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” [QS. At-Taubah: 119]

Dalam ayat lainnya, Allah Subhanahu wa Taโ€™ala berfirman:

ููŽู„ูŽูˆู’ ุตูŽุฏูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ู„ูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง ู„ูŽู‡ูู…ู’

Tetapi jikalau mereka berlaku jujur pada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [QS. Muhammad: 21]

Demikian juga berbohong atau berdusta merupakan sifatnya orang munafik, bukan sifat orang Mukmin. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุขูŠูŽุฉู ุงู„ู…ูู†ูŽุงููู‚ู ุซูŽู„ุงูŽุซูŒ: ุฅูุฐูŽุง ุญูŽุฏู‘ูŽุซูŽ ูƒูŽุฐูŽุจูŽุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ูˆูŽุนูŽุฏูŽ ุฃูŽุฎู’ู„ูŽููŽุŒ ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ุงุคู’ุชูู…ูู†ูŽ ุฎูŽุงู†ูŽ

“Tanda orang munafik ada tiga:

  1. Jika dia berkata, dia berbohong (berdusta),
  2. Jika dia berjanji, dia mengingkari dan
  3. Jika dia diberi amanah, dia berkhianat.
    [HR. Bukhari dan Muslim]

Abu Abbas Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Jujur itu kunci segala kebaikan, sebagaimana bohong adalah kunci setiap keburukan.” [Lihat Istiqamah: 1/467]

ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?

Affni Ummu Khayra

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.