HARUSKAH MENGUBUR KUKU DAN RAMBUT YANG DIPOTONG?

โœ‰๏ธ Soal Jawab

โœ‚๏ธ HARUSKAH MENGUBUR KUKU DAN RAMBUT YANG DIPOTONG?

Bismillah
Assalamu alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

PERTANYAAN:
Apakah ada anjuran saat memotong kuku dan rambut itu harus dikubur, dan apakah benar kuku yang telah dipotong itu akan menjadi saksi di akhirat kelak?

Dari Fitri – Member PSM 11

JAWABAN:

ูˆุนูŽู„ูŽูŠู’ูƒูู…ู’ ุงู„ุณู‘ูŽู„ุงูŽู…ู ูˆูŽุฑูŽุญู’ู…ูŽุฉู ุงู„ู„ู‘ูฐู‡ู ูˆูŽุจูŽุฑูŽูƒูŽุงุชูู‡ู

Baraakallahu fikumโ€ฆ
Mengubur rambut dan kuku yang telah dipotong tidak wajib dilakukan karena tidak ada dalil yang shahih yang memerintahkan untuk menguburnya. Hanya saja, jika ada orang yang mengubur kuku atau rambut setelah dipotong maka ini termasuk perbuatan baik.

Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid hafidzahullah ditanya: Haruskah rambut dan kuku dikubur setelah dipotong?

Maka jawaban beliau: Rambut dan kuku yang telah dipotong tidak harus dikubur, meskipun menguburnya itu lebih baik. Bila anda tidak melakukannya, tidak masalah, Insyaallah Taโ€™ala.

Terdapat beberapa hadis yang memerintahkan mengubur rambut dan kuku, namun semuanya tidak shahih.

Al Baihaqi mengatakan dalam Syuโ€™abul Iman, telah diriwayatkan beberapa hadis dari beberapa jalur tentang mengubur rambut dan kuku, namun semuanya dhaโ€™if (lemah). [Nasbur Raayah Fi Takhriji Ahaditsil Hidaayah 1/189]

Imam Ahmad bin Hambal rahimahullah berkata, diajurkan mengubur rambut dan kuku. Namun jika tidak, tidak masalah menurut pandangan kami. [Diriwayatkan oleh Al-Khallal dalam At Tarajjul hal. 19]

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah pernah ditanya tentang hukum mengubur rambut dan kuku setelah dipotong. Beliau menjawab: “Sebagian Ulama menegaskan yang lebih baik dan paling utama, mengubur rambut dan kuku setelah dipotong. Terdapat atsar dari beberapa Sahabat radhiallahu ‘anhum tentang hal ini. Adapun menganggap bahwa membiarkan potongan rambut dan kuku di tempat terbuka atau membuangnya ke suatu tempat, akan bernilai dosa, ini tidak benar.” [Majmuโ€™ Fatawa Asy Syaikh Al Utsaimin 11/ Soal Jawab No. 60]

๐Ÿ“ฐ http://islamqa.info/ar/97740

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh: Alfaqir ilallah Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“‚ Referensi: Tanya Jawab WAGrup Permata Sunnah Muslimah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *