Site Loader
Share?

📔 EDISI: BIMBINGAN ISLAM UNTUK PRIBADI & MASYARAKAT

♕ BAB: DOA-DOA PILIHAN (Seri 1)

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

Doa Masuk Pasar

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa masuk pasar, lalu membaca doa:

لاَ اِلَـهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يَحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

“Tiada sembahan yang haq selain Allah. Tiada sekutu bagiNya. Hanya milikNya segala kerajaan dan puji. Yang Menghidupkan dan Mematikan. Dia Maha Hidup dan tidak mati. Di TanganNya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

Niscaya ditulis baginya sejuta kebaikan, dihapus darinya sejuta keburukan, diangkat baginya sejuta derajat, dan dibangunkan untuknya rumah di Surga. [HR. Imam Ahmad dan periwayat lainnya, dinyatakan hasan oleh Al-Albani dalam kitab Shahih Al-Jami’, No. 6107]

• Doa Istikharah

Jabir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah ﷺ mengajarkan kepada kita istikharah dalam segala urusan sebagaimana beliau mengajarkan surat-surat Al-Quran. Rasulullah ﷺ bersabda: Apabila salah seorang dari kamu menghendaki sesuatu maka hendaklah shalat dua rakaat kemudian berdoa,

اَللَّهُمَّ اِنِّى أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ، اَللَّهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ (أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ) فَاقْدَرْهُ لِى ويَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِى فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَ اْلأَمْرَ شَرٌّ لِى فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِى وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ (أَوْ قَالَ فِى عَاجِلِ أَمْرِيْ وَآجِلِهِ) فَاصْرِفْهُ عَنِّى وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِيْ بِهِ (قَالَ وَيُسَمِّيْ حَاجَتَهُ)

“Ya Allah, dengan ilmu-Mu sungguh aku memohon agar diberikan kemampuan. Aku memohon kepada-Mu sebagian anugerah-Mu yang agung, karena sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa, aku tidak. Engkaulah yang mengetahui, aku tidak. Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib. Ya Allah apabila Engkau mengetahui bahwa hal itu baik untukku dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku (baik untuk saya dalam urusan yang sekarang maupun yang akan datang), maka takdirkanlah untukku dan mudahkanlah bagiku, kemudian berkahilah hal itu bagiku. Dan apabila Engkau mengetahui bahwa sesungguhnya hal itu buruk bagiku dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan agamaku, kehidupanku dan akhir urusanku, maka hindarkanlah hal itu dariku dan hindarkanlah aku dari hal itu, dan takdirkanlah bagiku apapun yang baik, kemudian jadikanlah aku orang yang rela padanya.”

Hendaklah pada waktu menyebut hal itu disebutkan keperluannya. [HR. Al-Bukhari]

Perlu diketahui bahwa shalat dua rakaat tersebut harus dilakukan oleh orang yang bersangkutan sendiri, seperti obat diminum sendiri oleh orang yang sakit, dengan keyakinan bahwa Allah pasti akan memberi petunjuk kepada kebaikan. Sebagai tanda bahwa hal itu baik ialah ia mudah mendapatkan sebab-sebab pelaksanaannya.

Hindarilah cara bid’ah dalam istikharah, yaitu yang bersandar kepada mimpi-mimpi dan perhitungan nama kedua calon mempelai, atau lain-lainnya yang tidak ada dasarnya dari agama.

Doa Untuk Menyembuhkan Penyakit

1). Letakkan tangan pada anggota badan yang sakit dan bacalah Basmalah tiga kali, kemudian membaca doa di bawah ini tujuh kali.

أَعُوْذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّمَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan segala sesuatu yang aku temui dan aku takuti.” [HR. Muslim]

2). Membaca Doa:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِقَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah, Tuhan Manusia, hilangkanlah kesusahan dan sembuhkanlah. Engkau Dzat yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

3). Membaca Doa:

أَعُوْذُبِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لاَمَّةٍ

“Aku berlindung kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari segala setan dan binatang yang berbisa dan dari segala mata yang jahat.” [HR. Al-Bukhari]

4). Barangsiapa mengunjungi orang sakit yang belum meninggal, lalu membaca doa ini di sisinya sebanyak tujuh (7) kali:

أَسْأَلُ اللهَ الْعَظِيْمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“Aku mohon kepada Allah yang Mahaagung, Tuhan ‘Arsy yang Agung, kesembuhan untukmu.” Maka Allah menyembuhkannya. [HR. Al-Hakim, shahih]

5). Barangsiapa melihat orang tertimpa kesusahan, lalu membaca doa:

اَلْحَمْدُ لِلَّـهِ عَافَانِيْ مِمَّا ابْتَلاَكَ بِهِ وَفَضَّلَنِيْ عَلَى كَثِيْرٍ مِمَّنْ خَلَقَ تَفْضِيْلاً

“Segala puji bagi Allah yang menjagaku dari kesusahan yang menimpamu dan menjadikanku lebih utama daripada makhluk lain.” Maka orang tersebut terhindar dari kesusahan/penyakit. [HR. At-Tirmidzi]

6). Malaikat Jibril datang kepada Nabi ﷺ dan bertanya: “Hai Muhammad, apakah Anda sakit?” Rasulullah ﷺ menjawab: “Ya.” Lalu Jibril membaca doa:

بِسْمِ اللهِ اَرْقِيْكَ مِنْ كُلِّ دَاءٍ يُؤْذِيْكَ، وَمِنْ شَرِّكُلِّ نَفْسٍ وَعَيْنٍ، بِسْمِ اللهِ اَرْقِيْكَ، وَاللهُ يَشْفِيْكَ

“Dengan nama Allah aku mengobatimu dari segala penyakit yang menimpamu, dari kejahatan segala jiwa dan mata. Dengan nama Allah aku mengobatimu. Dan Allahlah yang menyembuhkannya.” [HR. Muslim]

7). Bacalah surat Al-Fatihah dan surat Al-Mu’awidzatain kemudian mohonkan kesembuhan kepada Allah saja. Berdoa dan berobatlah. Di samping itu, bersedekahlah kepada orang-orang fakir agar Anda sembuh dengan izin Allah.

8). Seorang Muslim hendaklah menggunakan madu, habbah sauda’ (jintan hitam) dan meminum air zamzam. Itu semua adalah obat mujarab yang dapat menyembuhkan dari segala penyakit.

Semoga Allah ﷻ menunjuki kita pada jalan yang lurus dan semoga dapat menambah ilmu dan menambah keimanan kita dan kita tetap istiqomah di atas aqidah dan As-Sunnah yang shohih. Wallahu a’lam.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📑 Referensi:
• Kitab “Bimbingan Islam Untuk Pribadi & Masyarakat.” Penulis: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu.
• Alquranul Karim
• Artikel Sunnah Lainnya

Disusun oleh Akhukum Fillah Abu Royhan

•┈•❦•┈•◕✿◕•┈•❦•┈•

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan.

Share?

Abu Royhan

Pemilik dan Pengasuh Situs Web PermataSunnah.com (Mulia dengan Manhaj Salaf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Februari 2020
S M S S R K J
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031