DILARANG MEMAKAI CINCIN DI JARI TENGAH DAN TELUNJUK?

โœ‰ Soal Jawab

๐Ÿ’ DILARANG MEMAKAI CINCIN DI JARI TENGAH DAN TELUNJUK?

Pertanyaan: Apa ada larangan pakai akik di jari tengah? Aku denger ada hadisnya. Mohon pencerahannya Ustadz.

Jawaban: Bismillah was shalatu was salamu โ€˜ala Rasulillah, amma baโ€™du.

Anda bisa perhatikan hadis berikut, dari Ali bin Abi Thalib radhiallahu โ€˜anhu, beliau mengatakan:

ู†ูŽู‡ูŽุงู†ููŠ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู โ€โ€ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ โ€โ€ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุชูŽุฎูŽุชู‘ูŽู…ูŽ ูููŠ ุฅูุตู’ุจูŽุนููŠ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุฃูŽูˆู’ ู‡ูŽุฐูู‡ู ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ :โ€ ููŽุฃูŽูˆู’ู…ูŽุฃูŽ โ€โ€ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ูˆูุณู’ุทูŽู‰ ุŒ ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุชููŠ ุชูŽู„ููŠู‡ูŽุง

“Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam melarangku memakai cincin di dua jari: ini dan ini. Beliau memegang jari tengah dan jari setelahnya.” [HR. Muslim, 5614]

Dari hadis ini, An-Nawawi menetapkan judul: “Bab, larangan memakai cincin di jari tengah dan jari setelahnya.”

Dalam Syarh Shahih Muslim, An-Nawawi mengatakan:

ูˆูŽูŠููƒู’ุฑูŽู‡ ู„ูู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุฌูŽุนู’ู„ู‡ ูููŠ ุงู„ู’ูˆูุณู’ุทูŽู‰ ูˆูŽุงูŽู„ู‘ูŽุชููŠ ุชูŽู„ููŠู‡ูŽุง ู„ูู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซ , ูˆูŽู‡ููŠูŽ ูƒูŽุฑูŽุงู‡ูŽุฉ ุชูŽู†ู’ุฒููŠู‡

“Makruh bagi lelaki memakai cincin di jari tengah dan jari setelahnya, karena hadis ini. Dan ini larangannya makruh.” [Syarh Shahih Muslim, 14/71]

โ— Maksud Jari Setelahnya?

Kita simak keterangan Al-Qurthubi: “Jika ada orang yang memakai cincin di jari manis, tentu tidak terlarang. Yang dilarang dalam hadis Ali radhiallahu โ€˜anhu, adalah memakai cincin di jari tengah dan jari setelahnya ke arah jempol, yaituย  jari telunjuk.” [Al-Mufhim Syarh Shahih Muslim, 5/414]

An-Nawawi juga memberikan keterangan bahwa penyebutan telunjuk, ada di riwayat selain Muslim. An-Nawawi mengatakan:

ูˆูŽุฑููˆููŠูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠุซู ูููŠ ุบูŽูŠู’ุฑู ู…ูุณู’ู„ูู…ู ุงู„ุณู‘ูŽุจู‘ูŽุงุจูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู’ูˆูุณู’ุทูŽู‰

“Hadis ini juga diriwayatkan di selain Shahih Muslim, dengan menyebutkan telunjuk dan jari tengah.” [Syarh Shahih Muslim, 14/71]

โ— Jari yang Tepat

Anas bin Malik radhiallahu โ€˜anhu menceritakan:

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฎูŽุงุชูู…ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจูู‰ู‘ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ููู‰ ู‡ูŽุฐูู‡ู. ูˆูŽุฃูŽุดูŽุงุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุฎูู†ู’ุตูŽุฑู ู…ูู†ู’ ูŠูŽุฏูู‡ู ุงู„ู’ูŠูุณู’ุฑูŽู‰

“Cincin Nabi shallallahu โ€˜alaihi wa sallam berada di jari ini. Lalu Anas memegang kelingking tangan kirinya.” [HR. Muslim 5610]

An-Nawawi menegaskan:

ูˆูŽุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู’ู…ูุณู’ู„ูู…ููˆู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุงู„ุณู‘ูู†ู‘ูŽุฉูŽ ุฌูŽุนู’ู„ู ุฎูŽุงุชูŽู…ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูููŠ ุงู„ู’ุฎูู†ู’ุตูŽุฑู ูˆูŽุฃูŽู…ู‘ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุฑู’ุฃูŽุฉู ููŽุฅูู†ู‘ูŽู‡ูŽุง ุชูŽุชู‘ูŽุฎูุฐู ุฎูŽูˆูŽุงุชููŠู…ูŽ ูููŠ ุฃูŽุตูŽุงุจูุนูŽ

“Kaum Muslimin sepakat bahwa yang sesuai sunnah, lelaki memasang cincinnya di kelingking. Sementara wanita boleh memakai cincinnya jari manapun.” [Syarh Shahih Muslim, 14/71]

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

โœ๐Ÿป Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits hafidzahullah

๐Ÿ–ฅ๏ธ Sumber: http://www.konsultasisyariah.com/dilarang-memakai-cincin-di-jari-tengah-telunjuk

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?

Affni Ummu Khayra

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.