DI ANTARA WASIAT RASULULLAH ﷺ – SERI 2

📘 Bimbingan Islam

📜 DI ANTARA WASIAT RASULULLAH ﷺ – SERI 2

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

• Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَطَاعَنِيْ فَقَدْ أَطَاعَ اللهَ، وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ عَصَى اللهَ

Barang siapa yang taat kepadaku berarti ia telah taat kepada Allah dan barang siapa yang durhaka kepadaku berarti ia telah durhaka kepada Allah.” [HR Al-Bukhari]

Makna hadis ini bahwasanya umat beliau yang mentaati dan mengikuti petunjuk beliau akan masuk surga. Barang siapa yang tidak mengikutinya berarti dia enggan masuk Surga. Dan telah diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَنْ يَأْبَى قَالَ : مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

Setiap umatku akan masuk Surga kecuali yang tidak mau?” Para Sahabat bertanya: “Wahai Rasulullah siapakah yang tidak mau ?” Beliau bersabda: “Barang siapa yang taat kepadaku maka ia masuk Surga dan barang siapa yang tidak taat padaku maka dialah yang tidak mau (masuk Surga).

• Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga berwasiat agar tidak berlebih-lebihan dalam memujinya. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ تُطْرُوْنِي كَمَا أَطْرَتِ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ، فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ، فَقُوْلُوْا عَبْدُ اللهِ وَرَسُوْلُهُ.

Janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagai-mana orang-orang Nasrani telah berlebih-lebihan memuji Isa putera Maryam. Aku hanyalah hambaNya, maka katakanlah, ‘Abdullaah wa Rasuuluhu (hamba Allah dan RasulNya)’.

Dengan kata lain, janganlah kalian memujiku secara bathil dan janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku. Hal itu sebagaimana yang telah dilakukan oleh orang-orang Nasrani terhadap ‘Isa ‘alaihis salam, sehingga mereka menganggapnya memiliki sifat Ilahiyyah. Karenanya, sifatilah aku sebagaimana Rabbku memberi sifat kepadaku, maka katakanlah: “Hamba Allah dan Rasul (utusan)Nya.” [Aqiidatut Tauhiid (hal 151)]

والله أعلم، وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📑 Referensi: Buku “Bimbingan Islam Untuk Pribadi & Masyarakat.” Penulis: Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu dan Referensi lainnya.

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (PERMATA SUNNAH) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?

Affni Ummu Khayra

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.