Site Loader
Share?

📔 Kitab Shalat

📢 BAB: AZAN DAN IQAMAT

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

🛑 Bid’ah-Bid’ah Dalam Azan dan Hal-Hal yang Menyelisihi Sunnah

Hukum asal ibadah adalah terlarang, kecuali ada dalil yang memerintahkannya. Azan termasuk ibadah sehingga tidak boleh mengada-adakan sesuatu yang baru di dalamnya. Di antara penyimpangan dan bid’ah dalam azan, padahal tidak ada nash yang diriwayatkan tentang itu, bahkan para Sahabat radhiallahu ‘anhum yang mulia tidak pernah melakukannya, di antaranya:

1• Melagukan bacaan azan dan lahn (tidak fasih) dalam mengucapkannya.

Diriwayatkan secara shahih bahwasanya seorang laki-laki datang kepada Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma dan berkata: “Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah.” Ibnu Umar berkata: “Jika demikian, jadilah saksi bagiku bahwasanya aku membencimu karena Allah.” Ia bertanya: “Mengapa demikian?” Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma menjawab: “Karena kamu melagukan bacaan azanmu dan engkau mengambil upah atasnya.” [Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Kabir dan selain mereka]

2• Bertasbih (membaca puji-pujian) sebelum fajar.

3• Menambah shalawat dan salam kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam azan. [Lihat perkataan Syaikh Albani rahimahullah dalam Tamaamul Minnah, hlm. 158]

Tambahan faidah:
Oleh karena itu, perlu kita ketahui bahwa dalam hal ibadah, kaidah yang berlaku adalah: “Hukum asal ibadah adalah menunggu datangnya dalil.”

Artinya, tidak boleh melakukan kegiatan yang dianggap sebagai ibadah, kecuali setelah ada dalil yang memerintahkan.

Begitupula bertasbih, berdoa, shalawat sebelum azan dengan doa tertentu, tentu ini perkara ibadah. Maka perlu dalil jika ingin mengerjakannya. Namun ternyata tidak ada satu pun hadis shahih yang memerintahkan doa dan shalawat sebelum azan, sehingga tentunya tidak boleh diamalkan.

والله أعلم… وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم

📑 Referensi: Kitab “Al-Mausuu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Muyassarah fii Fiqhil Kitaab was Sunnah Al-Muthahharah (Ensiklopedi Fiqh Praktis Menurut Al-Qur’an & As-Sunnah).” Karya Syaikh Husain bin ‘Audah Al-‘Awaisyah. Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan

📡 Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan.

Share?

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Arsip

Februari 2020
S M S S R K J
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031