ANJURAN MEMBANGUNKAN KELUARGA UNTUK MENGERJAKAN QIYAMUL LAIL

๐Ÿ“” Kitab Shalat

๐Ÿ•‹ BAB: SHALAT TATHAWWU (SUNNAH)

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ba’du.

๐Ÿ› Anjuran Membangunkan Keluarga Untuk Mengerjakan Qiyamul Lail

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiallahu โ€˜anhu bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam memuji suami atau istri yang membangunkan pasanganya untuk mengerjakan shalat malam. Beliau shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฑูŽุฌูู„ุงู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุชูŽู‡ู ููŽุตูŽู„ูŽู‘ุชู’ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽุชู’ ุฑูŽุดูŽู‘ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ูŽุง ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ ุฑูŽุญูู…ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹ ู‚ูŽุงู…ูŽุชู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ูŽู‘ูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ูŽู‘ุชู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽุชู’ ุฒูŽูˆู’ุฌูŽู‡ูŽุง ููŽุตูŽู„ูŽู‘ู‰ ููŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุจูŽู‰ ุฑูŽุดูŽู‘ุชู’ ููู‰ ูˆูŽุฌู’ู‡ูู‡ู ุงู„ู’ู…ูŽุงุกูŽ

“Semoga Allah, merahmati seorang suami yang bangun pada malam hari untuk mengerjakan shalat malam dan membangunkan istrinya untuk shalat. Apabila si istri enggan, ia pun memercikkan air ke wajahnya (supaya bangun). Semoga Allah merahmati seorang istri yang bangun pada malam hari untuk mengerjakan shalat malam dan membangunkan suaminya untuk shalat. Apabila si suami enggan, ia pun memercikkan air ke wajah suaminya (supaya bangun).” [HR. Abu Dawud dan An Nasaโ€™i]

Memercikkan air ini memiliki arti kesungguhan dalam membangunkan keluarga untuk mengerjakan shalat malam. Ini merupakan bentuk kiyasan, yaitu membangunkan keluarga dengan cara apapun yang bisa membangunkannya. Sampai pada cara yang paling tinggi, yaitu memercikkan wajahnya dengan air agar terbangun.

Begitulah anjuran dari Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam untuk mengajak serta keluarga kita untuk mengerjakan shalat malam. Dan ini menunjukkan keutamaan dan keagungan shalat malam. Shalat malam adalah shalat yang paling utama setelah shalat fardhu.

Dari Abu Saโ€™id, ia mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda:

ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽูŠู’ู‚ูŽุธูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุฃูŽู‡ู’ู„ูŽู‡ู ู…ูู†ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ู ููŽุตูŽู„ู‘ูŽูŠูŽู€ุง -ุฃูŽูˆู’ ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุฑูŽูƒู’ุนูŽุชูŽูŠู’ู†ู ุฌูŽู…ููŠู’ุนู‹ุงุŒ ูƒูุชูุจูŽุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฐู‘ูŽุงูƒูุฑููŠู’ู†ูŽ ุงู„ู„ู‡ูŽ ูƒูŽุซููŠู’ุฑู‹ุง ูˆูŽุงู„ุฐู‘ูŽุงูƒูุฑูŽุงุชู

“Apabila seorang suami membangunkan istrinya pada malam hari kemudian keduanya shalat, atau keduanya shalat dua rakaat bersama, maka keduanya akan ditulis sebagai golongan laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir (mengingat Allah).” [HR. Abu Dawud, An-Nasai dan Ibnu Majah]

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…ุŒ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“‘ Referensi: Buku “Ensiklopedi Fiqh Praktis Menurut Al-Quran & As-Sunnah.” Karya Syaikh Husain bin Audah Al-Awaisyah. Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

โœ’ Alfaqir ilallah: Abu Muhammad Royhan hafidzahullah

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan dan yang berkaitan dengannya tanpa izin dari admin.

Bagikan artikel ini ?
Ummu Ruqayyah

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *