๐Ÿ“œ Fatwa Ulama

๐Ÿฆ  AMAL DIKATAKAN SEBAGAI BID’AH

Pertanyaan:
Bilakah suatu amal dianggap bid’ah dalam syariat nan suci ini, dan apakah sebutan bid’ah hanya berlaku pada bidang ibadah saja atau mencakup ibadah dan muamalah?
ย 
Jawaban:
Bid’ah dalam terminologi syariat adalah setiap ibadah yang diada-adakan oleh manusia tapi tidak ada asalnya dalam Al-Quran maupun As-Sunnah, demikian ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุญู’ุฏูŽุซูŽ ููู‰ ุฃูŽู…ู’ุฑูู†ูŽุง ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูŽุง ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ู…ูู†ู’ู‡ู ููŽู‡ููˆูŽ ุฑูŽุฏูŒู‘

โ€œBarang siapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak.โ€ [HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718]

Dalam riwayat lain disebutkan:

ู…ูŽู†ู’ ุนูŽู…ูู„ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ุงู‹ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูŽู…ู’ุฑูู†ูŽุง ููŽู‡ููˆูŽ ุฑูŽุฏูŒู‘

โ€œBarang siapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.โ€ [HR. Muslim no. 1718]

Pengertian bid’ah dalam terminologi bahasa adalah setiap hal baru yang tidak seperti sebelumnya, hanya saja tidak berkaitan dengan hukum larangan jika bukan merupakan hal baru dalam agama. Sedangkan dalam muamalat, jika hal baru itu sesuai dengan syariat maka termasuk legal secara syar’i, tapi jika menyelisihinya maka merupakan perbuatan batil, dan hal baru dalam muamalat tidak disebut bid’ah dalam lingkup syariat karena tidak termasuk ibadah.

๐Ÿท Rujukan: Majalah Ad-Da’wah, tanggal 7/11/1410 H. Nomor 1344, Syaikh Ibnu Baz.

ูˆุงู„ู„ู‡ ุฃุนู„ู…โ€ฆ ูˆุจุงู„ู„ู‡ ุงู„ุชูˆููŠู‚ ูˆุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู†ุจูŠู†ุง ู…ุญู…ุฏ ูˆุขู„ู‡ ูˆุตุญุจู‡ ูˆุณู„ู…

๐Ÿ“ Sumber: Hijrahapp

๐Ÿ“ก Silakan disebar Artikel ini dengan tetap mencantumkan sumber link asli (https://permatasunnah.com) dan tidak menambah atau mengurangi isi tulisan.

Bagikan artikel ini ?

Ummu Ruqayyah

Admin Web PermataSunnah.com

Tinggalkan Balasan